Membuat CV

Cara Membuat CV yang Menarik Secara Gratis

Membuat CV (Curriculum Vitae) merupakan salah satu proses yang harus dilewati oleh sebagian besar para pencari kerja. Hampir semua lapangan pekerjaan sekarang ini mewajibkan adanya CV dalam proses seleksi calon pegawai. Memang benar, ada beberapa pekerjaan yang tidak mengharuskan kita mempunyai CV. Setahu saya, rata-rata pekerjaan yang tidak membutuhkan CV adalah pekerjaan-pekerjaan di sektor informal. Sementara pekerjaan di sektor formal rata-rata mewajibkan adanya CV sebagai persyaratan bagi pelamar kerja.

Mengingat pentingnya CV dalam proses melamar kerja, maka kita tidak boleh asal-asalan membuat CV. Karena CV adalah pintu gerbang pertama dalam mendaftar kerja. Sebagus apapun kualitas kita, kalau kita asal-asalan dalam membuat CV maka kita akan tersisih di awal seleksi. Karena seleksi paling awal dari proses penerimaan pegawai baru adalah seleksi CV. Kecuali kalau kita memang ingin bekerja freelance. Biasanya di dunia freelance yang dilihat bukan CV, tapi portofolio.

Buat kalian yang hendak melamar kerja dan sedang membuat CV, ada 2 hal yang perlu kalian perhatikan. Yang pertama adalah desain. Dan yang kedua adalah konten.

Membuat Desain CV yang Menarik

Buat kalian yang sedang dalam proses mencari kerja, pastikan desain CV yang kalian buat itu tidak terlalu standar. Setidak-tidaknya jangan hanya asal ketik di microsoft word tanpa memanfaatkan fitur template dan semacamnya. Karena di aplikasi microsoft word, khususnya di versi-versi yang terbaru sudah dilengkapi dengan template CV. Buat kalian yang tidak menggunakan aplikasi Microsoft Word, berikut ini ada beberapa cara alternatif untuk membuat CV yang bagus dengan mudah dan gratis.

Membuat CV Menggunakan Google Docs

Buat kalian yang tidak menggunakan aplikasi microsoft word karena menggunakan Linux misalnya, kalian bisa memanfaatkan Google Docs untuk membuat CV. Caranya pun cukup mudah. Buka saja alamat https://docs.google.com dan login menggunakan akun gmail kalian. Lalu setelah itu akan muncul tampilan seperti ini.

Membuat CV

Setelah itu, tekan tombol template gallery untuk melihat semua template yang tersedia.

Template CV gratis

Pilih salah satu template dan kemudian ganti isinya sesuai dengan data diri kalian. Semudah itu cara membuat CV dengan menggunakan Google Docs.

Kelebihan Google Docs

Mudah untuk digunakan. Hanya cukup menggunakan akun gmail untuk login. Jadi kita tidak perlu membuat akun. Karena saya yakin semua orang sudah punya akun gmail. Selain itu, kelebihan membuat CV dengan menggunakan Google Docs adalah fitur edit yang sangat mumpuni. Secara umum, fitur yang dimiliki Google Docs sudah sangat mirip dengan fitur Microsoft Office. Dengan menggunakan Google Docs, kita bisa mengubah tata letak, ukuran font, jenis font, sampai membuat template CV kita sendiri. Dan yang tidak kalah penting, kelebihan Google Docs adalah pilihan format export file yang bervariasi. Dengan Google Docs, kita bisa menyimpan CV kita dalam format .doc, odt, .rtf, .txt, .pdf, .html, atau .epub.

Kekurangan Google Docs

Kekurangan dari Google Docs jika digunakan untuk membuat CV adalah pilihan template yang terbatas. Meskipun membuat CV menggunakan Google Docs sangat mudah, pilihan template yang disediakan sampai saat ini masih sangat terbatas. Jadi kita harus mendesain sendiri jika ingin membuat tampilan CV yang lebih bagus lagi.

Membuat CV Menggunakan Resume Maker

Selain menggunakan Google Docs, kalian bisa menggunakan Resume Maker untuk membuat CV yang bagus secara gratis. Dari sekian banyak aplikasi untuk membuat resume yang sudah saya coba, resume maker merupakan salah satu aplikasi yang sangat simpel dan tepat guna. Untuk menggunakan Resume Maker, kalian cukup mengakses websitenya dan langsung menggunakannya.

Resume Maker

Kelebihan Resume Maker

Salah satu kelebihan resume maker adalah kalian bisa menggunakannya tanpa harus login. Selain itu, resume maker juga sudah dilengkapi dengan menu export as pdf. Jadi kita bisa langsung mendownload CV yang sudah kita buat.

Kekurangan Resume Maker

Karena sistemnya yang sangat simpel, resume maker hanya cocok digunakan untuk sekali waktu. Sedangkan jika menggunakannya di lain waktu, mau tidak mau kita harus melakukan proses edit lagi dari awal. Dan itu sangat memakan waktu. Satu-satunya pilihan yang bisa digunakan adalah menggunakan menu save dan load dengan format data .online. Selain itu, kekurangan resume maker yang lain adalah pilihan templatenya sangat terbatas. Kita tidak bisa melakukan edit dengan leluasa sebagaimana jika menggunakan Google Docs atau aplikasi lainnya. Dan kekurangan resume maker yang lain adalah pilihan format file yang terbatas. Satu-satunya format yang tersedia adalah .pdf. Jadi, buat kalian yang mau menyimpan CV dalam format selain .pdf ada baiknya kalian menggunakan aplikasi resume maker yang lain.

Membuat CV Menggunakan Canva

Selain Google Docs dan Resume Maker, kalian bisa menggunakan Canva untuk membuat CV. Buat kalian yang belum tahu, Canva merupakan aplikasi graphic editor berbasis web. Dengan Canva kalian bisa membuat segala macam desain grafis. Mulai dari undangan, poster, konten media sosial, sampai dengan CV. Semuanya bisa kalian buat secara mudah. Dan yang terpenting gratis.

Untuk membuat CV menggunakan Canva, kalian bisa langsung buka saja webnya di canva.com. Setelah itu, kalian bisa login menggunakan akun Google, akun Facebook, atau register akun di web Canva sendiri.

Membuat CV keren

Setelah login, kalin pilih menu resume. Sepert pada gambar berikut.

Membuat CV bagus gratis

Dan setelah muncul pilihan template, silakan pilih template yang kalian inginkan untuk kalian pakai sebagai template CV kalian. Dalam memilih template, pastikan kalian memilih template yang ada keterangan “free” jika kalian ingin membuat CV secara gratis. Setelah itu, silakan klik dan edit CV kalian sesuai data diri kalian. Dan setelah selesai, kalian bisa menyimpannya dalam format gambar (.jpeg, .png) atau .pdf.

Template CV Gratis Bagus

Kelebihan Canva

Kelebihan Canva dibandingkan Google Docs maupun Resume Maker yang paling jelas adalah banyaknya pilihan template. Di Canva, ada banyak sekali template gratis yang bisa kita pilih. Jadi kita tidak perlu repot-repot membuat desain dari awal. Cukup pilih salah satu desain yang kita sukai, lalu kita ubah isinya sesuai dengan data diri kita. Kelebihan Canva yang kedua adalah kemudahan dan fleksibilitas dalam proses editing. Dengan Canva, kita hanya perlu drag and drop saja. Jadi, kita bisa mengubah format dan desain CV kita dengan sangat mudah. Dan kelebihannya yang lain adalah Canva sudah dilengkapi dengan sistem autosave. Jadi, kita tidak perlu khawatir desain kita akan hilang. Karena tiap kali ada perubahan, sistem Canva akan melakukan autosave.

Membuat CV Bagus Gratis

Kekurangan Canva

Meskipun secara umum Canva sangat bagus dan fiturnya jauh lebih lengkap dibandingkan Google Docs maupun Resume Maker, Canva bukan tanpa kekurangan. Salah satu kekurangan Canva adalah format data yang terbatas. Karena memang basisnya adalah aplikasi desain grafis, sampai saat ini hasil desain kita di Canva hanya bisa disimpan dalam format .jpeg, .png, atau .pdf. Sementara jika ingin menyimpan dalam format .doc maka satu-satunya cara adalah dengan menyimpannya dalam format .jpeg atau .png kemudian memasukkannya dalam Ms. Word atau aplikasi pengolah teks lainnya. Meskipun sebenarnya bisa mengubah format .pdf ke .doc dengan menggunakan aplikasi converter, saya tidak merekomendasikannya. Karena biasanya kualitasnya akan berubah jauh.

Mempersiapkan Konten CV

Hal kedua yang perlu diperhatikan dalam membuat CV adalah konten CV. Dan ini lebih penting dan membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk mempersiapkannya. Karena seperti yang bisa kalian lihat di atas, membuat desain CV itu sangat mudah. Yang susah itu memastikan bahwa konten yang ada di CV kita itu benar-benar bagus. Karena itu membutuhkan perjuangan dan waktu yang tidak singkat.

Sebagus apapun desain CV, pada akhirnya itu hanya sebatas bungkus produk yang fungsi utamanya adalah menarik perhatian. Sementara isi CV adalah yang paling menentukan. Karena persaingan di level konten CV itu lebih ketat daripada persaingan desain CV.

Maka dari itu, jangan sampai fokus kalian teralihkan pada membuat tampilan CV bagus tapi lupa memastikan isi CV-nya benar-benar bagus. Gunakan waktu kuliah kalian sebaik mungkin untuk menempa diri kalian sebaik-baiknya. Jangan pernah takut untuk mencoba banyak hal. Jangan pernah takut mencoba ikut kompetisi, beasiswa, aktif di ormawa atau gerakan sosial, atau kegiatan apapun yang berpotensi menjadi nilai lebih CV kalian. Maksimalkan waktu kalian di dunia perkuliahan. Karena masa kuliah itu pasti akan berakhir dan kalian akan dihadapkan pada tantangan yang lebih besar di dunia kerja. Berikut ini beberapa hal yang perlu kalian perhatikan baik-baik terkait konten CV.

Foto

Foto merupakan salah satu bagian terpenting dari CV. Maka dari itu, pastikan foto yang dipasang di CV kita adalah foto yang profesional. Setidak-tidaknya adalah memastikan bahwa baju yang kita pakai dalam foto tersebut sopan dan formal. Sebagian besar perusahaan memang mewajibkan pas foto pada CV. Tapi tidak sedikit pula yang membebaskan para pelamar kerja untuk menggunakan foto terbaiknya dengan pose yang tidak terlalu formal. Untuk amannya, pakai saja foto formal. Dan pastikan fotonya yang resolusinya besar dan tidak blur atau kurang jelas. Dan yang tidak kalah penting untuk diperhatikan, untuk laki-laki sebisa mungkin tidak menggunakan penutup kepala, baik itu topi, kopiah, dan semacamnya. Karena itu menjadikan diri kita kurang terlihat formal.

Riwayat Pendidikan

Selanjutnya yang perlu dicantumkan dalam CV adalah riwayat pendidikan. Untuk pendidikan ini, kalian cukup mencantumkan riwayat pendidikan mulai SD saja. Di beberapa perusahaan bahkan ada yang cukup mencantumkan riwayat pendidikan terakhir saja. Karena biasanya yang dilihat adalah pendidikan terakhir. Untuk pendidikan ini, kalian sebenarnya bisa juga mencantumkan riwayat pendidikan non formal yang berpotensi menjadi nilai tambah kalian. Misalnya kalian pernah kursus bahasa Inggris dan sudah pernah mendapatkan sertifikat kalian bisa juga mencantumkannya. Atau jika tidak, kalian bisa menambahkan riwayat pelatihan sebagai bagian terpisah dari riwayat pendidikan.

Pengalaman Organisasi

Pengalaman organisasi merupakan salah satu bagian yang wajib ada dalam CV. Karena organisasi merupakan salah satu tempat paling efektif melatih soft skill seperti kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerja dalam tim, dan kemampuan bekerja dengan target. Semua soft skill yang kita pelajari melalui pengalaman berorganisasi tersebut akan sangat berguna di dunia kerja. Makanya di kampus-kampus negeri sekarang ada persyaratan keaktifan dalam organisasi maupun kompetisi sebagai syarat kelulusan selain bidang akademis.

Untuk pengalaman organisasi, kalian cukup menuliskan pengalaman-pengalaman yang menurut kalian paling besar tanggungjawabnya. Entah itu sebagai ketua organisasi, pengurus organisasi, ketua acara, ketua divisi acara atau apapun yang menurut kalian paling besar tanggungjawabnya. Untuk pengalaman organisasi ini, biasanya yang dilihat selain tanggungjawab adalah dampak yang kita hadirkan. Makanya tidak mengherankan kalau biasanya ada perusahaan yang akan memberikan poin lebih kepada mereka yang aktif di gerakan sosial. Karena yang aktif di gerakan sosial sering berinteraksi dengan orang-orang yang lebih beragam dan langsung menyentuh masyarakat.

Penghargaan

Karena proses seleksi pegawai itu layaknya proses perlombaan, maka ada baiknya kalian mencantumkan penghargaan yang pernah kalian dapatkan. Untuk penghargaan ini, kalian cukup mencatumkan penghargaan yang levelnya minimal kabupaten/kota. Jangan sampai kalian cantumkan juara lomba cerdas cermat di desa. Karena pasti akan ditertawakan oleh HRD. Buat kalian yang sedang sekolah atau kuliah, jangan pernah takut untuk ikut lomba yang menurut kalian punya peluang untuk menang. Apapun itu jenis lombanya. Karena menang kalah semuanya akan menjadi proses pembelajaran. Dan jika menang itu akan menjadi nilai tambah pada CV kalian.

Pengalaman Kerja

Pengalaman kerja adalah salah satu hal yang juga penting untuk dicantumkan. Karena jika dihadapkan pada pilihan calon karyawan yang sama-sama pintar misalnya, tentu mereka akan memilih yang lebih berpengalaman. Maka dari itu, buat kalian yang sedang kuliah, tidak ada salahnya untuk bisa kenal lebih akrab dengan 1 atau 2 dosen. Syukur-syukur kalau bisa jadi asisten dosen. Karena akan ada banyak peluang kerja yang bisa kita dapatkan dari dosen. Selain jadi asisten dosen, pengalaman menjadi tentor, surveyor, dan kerja freelance juga bisa dicantumkan.

Skill

Buat kalian yang berminat untuk bekerja di bidang yang sangat teknikal seperti insinyur, desainer, programmer, arsitek, animator, dan semacamnya, wajib hukumnya mencatumkan skill dalam CV. Tapi kalau pekerjaannya bersifat umum, tidak mencantumkan skill dalam CV juga tidak akan menjadi masalah.

Profil di Media Sosial

Mengingat zaman yang semakin maju, tidak ada salahnya mencantumkan link media sosial kita di CV. Khususnya link ke halaman profil linkedin kita dan halaman portofolio yang kita miliki. Profil ini akan sangat membantu kalian menunjukkan skill dan karya yang telah kalian buat. Dan ini akan sangat membantu jika kalian melamar kerja di perusahaan-perusahaan start-up seperti Tokopedia, Bukalapak, Go-Jek, Traveloka, dan semacamnya. Karena perusahaan-perusahaan tersebut sangat menghargai adanya portofolio.

Kesimpulan

Membuat desain CV itu tidak susah asal kita tahu caranya. Yang susah adalah memastikan kualitas diri kita itu layak untuk ditampilkan dalam CV. Karena itu butuh proses yang tidak singkat. Ada banyak hal yang kita lakukan agar CV kita tidak hanya bagus secara tampilan, tapi isinya juga benar-benar berkualitas. Maka dari itu, manfaatkan waktu dan kesempatan yang kalian miliki selama sekolah dan kuliah sebaik-baiknya. Karena bukan tidak mungkin, yang menjadikan kalian diterima kerja ternyata bukan ijazah kalian, tapi skill dan pengalaman yang kalian dapatkan di luar sekolah dan perkuliahan.

Leave a Reply