Blog Sebagai Investasi

Investasi Melalui Blog? Mengapa Tidak.

Salah satu tujuan utama saya membuat blog ini adalah untuk belajar sekaligus bereksperimen soal SEO. Karena dari pertama saya nge-blog mulai 2009 sampai sekarang, saya tidak pernah benar-benar mendalami SEO.

Meskipun ngeblog sudah lama, seringkali saya cuma asal menulis saja. Tanpa memperhatikan teknik SEO untuk bisa memaksimalkan jumlah pengunjung. Karena dari dulu tujuan saya nge-blog murni hanya untuk mengabadikan perasaan dan pemikiran.

Kalaupun ingin mendapatkan uang dari blog, biasanya jalan yang saya ambil adalah dengan mengikuti lomba blog. Mengikuti lomba blog merupakan salah satu cara saya untuk menuliskan topik-topik yang sebenarnya bukan minat saya. Sehingga mau tidak mau saya harus banyak membaca tulisan yang berkaitan dengan topik tersebut sebelum akhirnya menulis artikel.

Sampai akhirnya saya merasa bahwa blog sebenarnya sangat potensial untuk bisa dijadikan sumber pendapatan pasif (passive income). Apalagi sekarang saya juga sudah berkeluarga. Maka, pelan tapi pasti saya mulai cari-cari cara untuk berinvestasi. Karena saya bukan PNS dan bukan pegawai BUMN yang punya dana jaminan untuk pensiun. Maka saya harus mencari cara agar saya bisa punya bekal yang cukup untuk bisa pensiun dini. Dan akhirnya saya memutuskan untuk menjadikan blog sebagai investasi.

Investasi Melalui Blog

Mengapa Investasi Melalui Blog?

Karena secara umum, blog tidak membutuhkan banyak modal seperti investasi lain. Untuk bisa membuat blog seperti kamuitubeda.com ini misalnya, kalian hanya butuh sekitar 300 ribu – 1 juta per tahun untuk biaya sewa domain dan hosting. Kalau kalian berniat membuat blog dengan biaya terjangkau dan berkualitas, kalian bisa gunakan layanan dari Niagahoster.

Secara umum, biaya yang diperlukan untuk membuat blog hanya itu saja. Biaya sewa hosting dan domain. Kalau kalian punya uang berlebih, kalian bisa beli tema premium agar tampilan blog kalian lebih bagus. Tapi kalau tidak, ada banyak sekali tema gratisan yang bisa kalian pakai. Seperti yang saya pakai sekarang. Karena saya merasa belum punya uang butuh untuk mengubah tampilan agar lebih bagus.

Atau jika kalian ingin lebih hemat lagi, kalian cukup beli domain saja. Sementara untuk hostingnya kalian pakai layanan Blogger dari Google. Tapi yang jelas, layanan Blogger dari Google fiturnya sangat terbatas. Buat kalian yang benar-benar ingin berinvestasi melalui blog, saya tidak merekomendasikan cara ini.

Lebih baik menyisihkan uang uang biaya sewa hosting sekalian agar bisa lebih fleksibel dalam mengembangkan blog ke depan. Karena yang namanya investasi itu tidak hanya setahun dua tahun, tapi jangka panjang. Maka dari itu, ada baiknya jika kita sekalian mempersiapkan semuanya dari awal.

Investasi Melalui Blog Itu Murah
Photo by rawpixel.com from Pexels

Investasi Melalui Blog Itu Murah, Tapi Tidak Mudah.

Meskipun tidak membutuhkan biaya yang besar, bukan berarti investasi melalui blog itu mudah. Perlu kalian ketahui, modal terbesar dalam berinvestasi melalui blog sebenarnya bukan uang, tapi waktu. Karena sebagus apapun tampilan blognya, jika tidak ada tulisan maka tidak akan pernah terindeks oleh mesin pencari. Maka dari itu, tidak mengherankan jika semua web publisher sepakat bahwa jika mendapatkan banyak traffic adalah tujuan, maka membuat konten berkualitas adalah sebaik-baik jalan.

Karena semakin ke sini, mesin pencari seperti Google semakin ketat dalam melakukan filterisasi. Konten-konten yang asal tulis saja tidak akan pernah mendapatkan tempat utama di halaman hasil pencarian. Kecuali konten dari tribun mungkin, ya. Hehe.

Buat kalian yang ingin menjadikan blog sebagai salah satu ladang investasi, satu-satunya cara untuk bisa mendapatkan pendapatan dari blog adalah dengan menjadikan blog semakin banyak dikenal. Karena opsi paling umum yang bisa digunakan untuk mendapatkan uang dari blog adalah dengan penempatan iklan dan afiliasi.

Baik iklan maupun afiliasi, semuanya membutuhkan jumlah visitor dan pageviews yang tidak sedikit agar bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan. Apalagi untuk blog berbahasa Indonesia seperti kamuitubeda.com ini.

Dari berbagai macam info yang saya baca, blog berbahasa Inggris membutuhkan traffic sekitar ratusan pageviews per hari agar bisa gajian bulanan dari Adsense. Paling aman jika mau gajian per bulan dari Adsense ya minimal 1.000 pageviews per hari. Itu untuk blog berbahasa Inggris.

Tapi untuk blog berbahasa Indonesia tentu akan membutuhkan pageview yang lebih banyak lagi. Karena umumnya, iklan yang ditampilkan pada blog berbahasa Indonesia biasanya memiliki CPC (Cost Per Click) yang lebih rendah dibandingkan blog berbahasa Inggris.

Statistik Pengunjung
Photo by rawpixel.com from Pexels

Jumlah Kunjungan yang Diperlukan

Dengan asumsi CTR (Click Through Rate) blog ini sekitar 2% dan CPC sekitar 0,05 dollar, maka setidak-tidaknya saya butuh 1.000 pageview untuk bisa dapat 1 dollar per hari. Dan jika ingin gajian per bulan (batas pencairan Adsense minimal 100$), maka blog ini harus punya 3.000 sampai 4.000 pageview per hari agar bisa dapat minimal 100$ per bulan.

Itu cuma hitungan secara garis besar saja. Karena CPC masing-masing iklan berbeda. Tergantung konten dan keyword yang ditarget. Karena faktanya di blog berbahasa Indonesia pun ada iklan yang bernilai lebih dari 1 dollar per klik. Jadi, tidak selamanya blog berbahasa Indonesia itu susah untuk gajian. Yang penting fokus dan tidak main curang.

Secara pribadi, saya bersyukur bisa tembus 1.000 pageview per bulan pada bulan ketiga. Dan bisa tembus lebih dari 2.000 pageview di bulan keempat. Karena saya jarang sekali menulis. Mendapatkan view sebanyak itu dengan tulisan yang baru berjumlah belasan dan usia blog yang baru bulanan tentu patut disyukuri.

Semoga di bulan kelima nanti, pengunjung blog ini bisa rutin mencapai 100 kunjungan per hari. Atau minimal 3.000 pageviews per bulan. Syukur-syukur kalau bisa lebih dari itu.

Untuk mencapai target tersebut, mau tidak mau saya harus lebih rajin menulis lagi. Karena jika hanya mengandalkan konten yang sudah ada, jumlah pengunjung tidak akan mengalami kenaikan yang signifikan.

Brainstorm Menulis
Photo by Startup Stock Photos from Pexels

Pentingnya Mengasah Kepekaan Dalam Menulis

Saran saya buat kalian yang sedang memulai blog secara serius, ada baiknya kalian mulai peka membaca tren pengguna search engine. Kira-kira tulisan seperti apa yang akan banyak dicari oleh orang-orang.

Untuk langkah awal, tidak usah terlalu memikirkan SEO. Pikirkan saja bagaimana cara membuat tulisan yang banyak dicari orang. Salah satu trik yang biasa saya gunakan adalah posisikan diri kalian sebagai calon pembaca.

“Kalau misalnya saya sekarang lulus SMA, kira-kira info seperti apa yang ingin saya baca?”, begitu biasanya yang saya lakukan ketika hendak menulis info seputar perkuliahan. Sejauh ini, cara yang saya lakukan ini cukup efektif. Terbukti, lebih dari 90% pengunjung blog ini adalah orang-orang yang mencari info seputar perkuliahan. Sisanya orang-orang yang sudah kenal saya. Baik kenal secara langsung, maupun melalui interaksi di social media.

Maka dari itu, buat kalian yang ingin menekuni dunia blog, ada baiknya mulai mengasah kepekaan untuk mencari topik dan sudut pandang. Sebelum menulis, pastikan dulu target pembaca kalian. Baru setelah itu, tulis info yang benar-benar bermanfaat bagi target pembaca kalian. Jangan sekadar menulis cerita kehidupan sehari-hari atau pengalaman pribadi yang tidak ada manfaatnya buat orang lain.

Karena jika hanya menuliskan pengalaman dan pemikiran pribadi tanpa mempertimbangkan aspek-aspek lain seperti keyword, tren pencarian google, dan semacamnya, sebaiknya buang-buang jauh mimpi untuk bisa mendapatkan pendapatan pasif dari blog. Karena saya yakin seyakin-yakinnya, kalian pasti akan kecewa.

Dan terakhir, sekaligus yang paling penting untuk diingat. Investasi melalui blog itu seperti marathon. Membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk bisa berhasil. Maka dari itu, mulai sesegera mungkin setelah kalian punya target yang jelas mau menulis apa. Karena perjalanan sejauh apapun tidak akan pernah sampai pada tujuan jika kita tidak pernah melangkah.

1 thought on “Investasi Melalui Blog? Mengapa Tidak.”

  1. Pingback: Menaksir Pendapatan Blogger Indonesia di Tahun 2019 - Kamu Itu Beda

Leave a Reply